PHY Prakarsa, Hanum dan Yudhistiro

...

Read more

PHY Prakarsa, Hanum dan Yudhistiro

...

Read more

PHY Prakarsa, Hanum dan Yudhistiro

...

Read more

PHYPrakarsa, Hanum dan Yudhistiro

About us Create value, build trust We help our clients find business solutions by combining a global mindset with the expert talents of our people. We provide industry-focused assurance, tax, advisory, and consulting services for public and private clients. We use our network, experience, and business understanding to build trust and create value for our clients. Prakarsa, Hanum and Yudhistiro (PHY) is a registered public accounting firm that was established according to and based on applicable law in Indonesia and has obtained a Permit for Assurance Services Number 478/KM.1/2021. We have ready to help dynamic organizations realize their strategic ambitions. Whether you're looking to finance growth, manage risk and regulation, optimize your operations or realize stakeholder value. We’ve got scale, combined with local market understanding. That means we're everywhere you are, as well as where you want to be.

FEATURED WORKS

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor. incididunt ut labore et dolore. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicie.

polio

Our Philosophy

At Prakarsa, Hanum and Yudhistiro, we offer more than just auditing. With personalised attention and local market knowledge from Partners and managers, we offer understanding and provide insights that help business succeed.

Our Mission

The industry-focused services provided to public and private clients bring value to business through sharing quality solutions. Our multi-disciplinary approach allows us to provide services beyond the audit and taxation lines we are known for.

Our values

Our assurance teams have a track record of delivering complex audits to tightly defined timetables for some of Indonesia largest privately held and listed companies, including those backed by private equity. Our approach is maintained to comply with all relevant standards and we are supported by well-resourced national technical teams.

Financial Statements Audit

*Regulatory compliance and reporting *IFRS reporting *Review of financial statements/ financial informations

Articles AND NEWS

Incididunt ut labore et dolore. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicie.

Kamis, 03 April 2025

Suhu Tubuh Minimal Saat di Gunung Agar Terhindar Dari Hipotermia

Suhu Tubuh Minimal Saat di Gunung Agar Terhindar Dari Hipotermia


Menikmati keindahan alam di puncak gunung memang luar biasa. Tapi, di balik panorama yang menakjubkan, terdapat bahaya tersembunyi yang perlu diwaspadai, yaitu hipotermia. Hipotermia adalah kondisi di mana suhu tubuh turun di bawah 35 derajat Celcius, yang dapat menyebabkan berbagai komplikasi serius, bahkan berakibat fatal.

Berapa Suhu Tubuh Minimal yang Aman Saat Mendaki Gunung?

Suhu tubuh normal manusia berkisar antara 36,5 hingga 37,5 derajat Celcius. Saat mendaki gunung, suhu di sekitarmu bisa turun drastis, bahkan hingga 0 derajat Celcius atau lebih rendah. Penurunan suhu ini dapat menyebabkan tubuhmu kehilangan panas lebih cepat daripada yang bisa diproduksinya.

Untuk mencegah hipotermia, penting untuk menjaga suhu tubuhmu minimal di atas 35 derajat Celcius. Berikut beberapa tips untuk mencapainya:

1. Gunakan Pakaian yang Tepat:

  • Gunakan pakaian berlapis-lapis yang terbuat dari bahan yang menghangatkan tubuh, seperti merino wool atau fleece.

  • Pastikan untuk menutupi semua bagian tubuh, termasuk kepala, tangan, dan kaki.

  • Bawalah pakaian ganti jika kamu berkeringat atau basah.

2. Konsumsi Makanan dan Minuman Hangat:

  • Konsumsi makanan dan minuman hangat secara berkala untuk menjaga suhu tubuh dari dalam.

  • Hindari makanan dan minuman yang mengandung kafein atau alkohol karena dapat membuat tubuh kehilangan panas lebih cepat.

3. Bergerak Secara Aktif:

  • Bergeraklah secara aktif untuk menghasilkan panas tubuh.

  • Hindari duduk atau berdiam diri terlalu lama, terutama di tempat yang dingin.

  • Lakukan peregangan ringan atau berjalan kaki sebentar untuk menjaga aliran darah.

4. Gunakan Perlengkapan Pendakian yang Tepat:

  • Gunakan sleeping bag yang sesuai dengan suhu udara di gunung.

  • Gunakan alas tidur yang empuk untuk meminimalisir kontak dengan tanah yang dingin.

  • Bawalah tenda yang tahan angin dan air untuk melindungi diri dari cuaca buruk.

5. Pantau Kondisi Tubuh:

  • Perhatikan tanda-tanda hipotermia, seperti menggigil, kebingungan, dan kesulitan berbicara.

  • Segera hentikan pendakian dan cari tempat berlindung yang hangat jika kamu merasakan gejala-gejala tersebut.

  • Mintalah bantuan kepada pendaki lain atau tim SAR jika diperlukan.

Hipotermia adalah kondisi yang serius dan dapat mengancam jiwa. Dengan mengikuti tips-tips di atas, kamu dapat menjaga suhu tubuhmu tetap hangat dan aman saat mendaki gunung.

Kamis, 20 Maret 2025

Website Murah dan Mudah Rp.850.000 - Plus Gratis Maintenance dan Training

Website Murah dan Mudah Rp.850.000 - Plus Gratis Maintenance dan Training


Internet saat ini telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan kita. Semua aspek kehidupan telah mulai memanfaatkan fasilitas internet. Tidak hanya perusahaan saja yang ingin memasarkan produknya secara global. Pemerintahan, organisasi, partai politik, yayasan, lembaga, bahkan individu juga telah menggunakan internet untuk mendapatkan kemudahan dalam memberikan layanan dan informasi, serta kemudahan perluasan dan pengembangan bisnis.


Website adalah salah satu alat penunjang sebagai media informasi dan promosi di dunia maya. Sekarang ini website tidak lagi menjadi “barang mewah” untuk perusahaan, organisasi, ataupun pribadi. Tetapi juga sudah menjadi keharusan bagi mereka yang siapgo public, yaitu mereka yang ingin memulai perluasan dan pengembangan usaha, apapun bidangnya. Website pada akhirnya menjadi simbol kredibilitas dan prestige yang menunjukan bahwa bidang yang Anda pimpin selangkah lebih maju dari kompetitor lain dan telah siap dalam menghadapi pasar global.

Dengan memiliki website, maka semua orang dari berbagai kalangan dan belahan dunia manapun dapat menjangkau informasi mengenai perusahaan / instansi yang Anda pimpin. Hal ini pastinya akan sangat membantu Anda dalam melakukan kegiatan transaksi.

Melalui proposal ini, kami ingin mengajukan penawaran pembuatan website untuk perusahaan, organisasi, partai politik, individu, ataupun keperluan lainya. 


website murah dan mudah. Profile Prusahaan "Sales Mobil,  "Organisasi, Komunitas, Sekolah, "Portal Berita, "Usaha dagang dan lain - lain 

>Domain bebas - .com, .org, dll

>Website Berlaku selama 1 tahun dan akan di perpanjang di tahun berikutnya

>Halaman tidak terbatas

>News posting pendukung SEO

>Responsive website design

>Terhubung langsung chat WA

>Oprasional yang sangat mudah

>Traning oprasional Website sampe mahir

>Maintanen pendukung (postingan awal selama 3 bulan sebelum mahir)

  Edit 1 tahun

>Biyaya perpanjangan tahun berikutnya yang sangat murah

Mau tanya - tanya dulu atau konsultasi seputar pembuatan website 

WA . 082122390066


Jumat, 17 Januari 2025

MUNAS IV APGI: SIAPA NAHKODA SELANJUTNYA ?

MUNAS IV APGI: SIAPA NAHKODA SELANJUTNYA ?


Pada tanggal 25-27 Januari 2025, Asosiasi Pemandu Gunung Indonesia (APGI) akan menggelar Musyawarah Nasional (Munas) yang bertempat di Villa Quin Sekipan, Tawangmangu, Karanganyar. Munas ini akan menjadi ajang penting untuk membahas sejumlah hal krusial yang berhubungan dengan perkembangan dan masa depan asosiasi. Berbagai agenda penting akan dibahas, termasuk Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), pemilihan ketua umum yang baru, serta rencana strategis asosiasi ke depan.

Pemilihan pemimpin baru di sebuah asosiasi sering kali menjadi momen yang penuh dinamika dan perdebatan. Proses ini tidak hanya mencerminkan kebutuhan untuk memilih seorang individu yang kompeten untuk memimpin, tetapi juga menggambarkan gambaran umum mengenai nilai-nilai dan arah yang ingin dituju oleh asosiasi. Dalam drama pemilihan ini, terdapat berbagai peran dan plot yang berkembang, yang dapat mempengaruhi hasil dan dampaknya terhadap seluruh anggota.

Setelah masa kepemimpinan oleh Rahman Mukhlis yang sudah berlangsung 1 periode, APGI akan melaksanakan pemilihan ketua umum yang baru walaupun memang untuk calon ketua masih belum di umumkan masih dalam proses seleksi oleh panitia. Pemilihan ketua umum ini menjadi momen penting, karena ketua umum yang terpilih nanti akan memimpin asosiasi untuk merancang dan mewujudkan visi dan misi ke depan. Calon-calon ketua umum diharapkan memiliki pengalaman yang cukup dalam dunia kepemanduan wisata gunung, kemampuan manajerial yang baik, serta komitmen untuk memajukan dan melindungi profesi pemandu gunung di Indonesia.

Seluruh anggota APGI yang hadir akan diberikan kesempatan untuk memilih pemimpin yang dapat memberikan arah yang lebih baik bagi organisasi, serta memperkuat keberadaan dan peran APGI dalam dunia pariwisata petualangan di Indonesia.


Salah satu poin yang tak kalah penting adalah penyusunan rencana jangka panjang APGI. Dalam Munas kali ini, para anggota akan merumuskan langkah-langkah strategis untuk memajukan asosiasi, baik dalam meningkatkan kualitas layanan pemandu gunung, memperluas jaringan kerja sama dengan berbagai pihak, maupun dalam hal penguatan kapasitas anggota. Dengan semakin populernya pendakian gunung sebagai destinasi wisata alam, APGI bertekad untuk meningkatkan standar keselamatan, profesionalisme, serta pelestarian alam di setiap kegiatan pendakian yang diadakan oleh para pemandu gunung.

Selain itu, ke depan, APGI juga akan lebih fokus dalam melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya keberadaan pemandu gunung yang terlatih dan 

@Adifa R Bagasta

Selasa, 31 Desember 2024

Pendaki Wajib Tau! Ini Konsep Dasar Penentuan Seven Summits Indonesia

Pendaki Wajib Tau! Ini Konsep Dasar Penentuan Seven Summits Indonesia


Seven summits 
merupakan salah satu istilah yang akrab di kalangan pendaki. Istilah ini merujuk pada tujuh puncak tertinggi di tujuh daratan yang ada di dunia.

Tujuh gunung tersebut yaitu Gunung Everest (Asia), Gunung Aconcagua (Amerika Selatan), Gunung Denali (Amerika Utara), Gunung Kilimanjaro (Afrika), Gunung Elbrus (Eropa), Gunung Vinson (Antartika), dan Gunung Kosciuzko (Australia).

 


Nggak cuma skala dunia, konsep seven summits juga ada di negara kita, lho. Pengin tau gimana latar belakang cara penentuan seven summits di Indonesia? Simak penjelasan selengkapnya di sini, Superfriends.


Dikutip dari The 7 Summits Indonesia, puncak gunung Indonesia dengan ketinggian lebih dari 4.000 mdpl cuma ada di Papua. Sebut aja Puncak Jaya, Puncak Mandala, Osua Trikora, dan lain sebagainya. Nah, kalau cuma puncak di Papua aja yang disebut sebagai gunung tertinggi di Indonesia, maka itu jadi nggak mencerminkan Indonesia karena negara kita punya banyak pulau dengan keanekaragamannya masing-masing.

 

Seorang pendaki dan penulis, Hendri Agustin, pun mengadaptasi konsep seven summits untuk menentukan tujuh puncak tertinggi di Indonesia. Namun, konsep tersebut sempat terbentur dengan jumlah pulau besar di Indonesia yang cuma ada lima, yaitu Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, dan Papua.

 

Nah, biar jumlahnya jadi tujuh, gugusan pulau sedang dan kecil pun dibagi menjadi dua kelompok kepulauan, yaitu Maluku dan Sunda Kecil atau yang sekarang disebut Musa Tenggara. Kepulauan Maluku membentang dari Maluku utara hingga selatan, sementara Sunda Kecil terdiri dari Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.

 

Tujuh gunung yang dipilih buat mewakili tujuh pulau dan kepulauan di Indonesia yaitu Carstenz Pyramid (4.884 mdpl) di Papua, Gunung Kerinci (3.805 mdpl) di Sumatera, Gunung Rinjani (3.726 mdpl) di Nusa Tenggara Barat, Gunung Semeru (3.676 mdpl) di Jawa, Gunung Latimojong (3.430 mdpl) di Sulawesi, Gunung Binaiya (3.027 mdpl) di Maluku, dan Gunung Bukit Raya (2.278 mdpl) di Kalimantan.

 

Konsep ini mulai dibagikan Hendri Agustin ke komunitas penggiat alam dan pendaki gunung Indonesia lewat mailing list pada 20 November 2008. Seiring berjalannya waktu, perkembangan internet pun memudahkan upaya pria tersebut untuk menyebarluaskan konsep seven summits Indonesia, dari bikin blog pribadi sampai postingan Facebook. Hingga akhirnya, konsep The Seven Summits of Indonesia pun terdaftar di Hak Kekayaan Inteletktual (HAKI) pada 2 April 2014. Keren banget, ya!

Rabu, 25 Desember 2024

Vidio Petualang "GUNUNG INERIE | Gunung Api dengan jalur menantang di Flores"

Vidio Petualang "GUNUNG INERIE | Gunung Api dengan jalur menantang di Flores"


Dua kali mendaki Gunung Inerie tidak membuatku bosan. Gunung api dengan ketinggian 2245 mdpl ini tidaklah mudah untuk didaki namun view yang ditawarkan dari puncaknya sungguh luar biasa. Butuh fisik dan mental yang kuat untuk menapaki jalurnya yang terjal, menanjak tanpa henti. Persis seperti pyramid. Selamat menikmati videonya dan semoga nanti giliran kalian yang menjejak di puncak Gunung Inerie ya!


Follow my social media account for more stories: Instagram :   / satyawinnie   Blog : https://satyawinnie.com
YouTobe : Satya Winnie @@SatyaWinnie
Teknik Turun Gunung Juga Perlu!

Teknik Turun Gunung Juga Perlu!


Kita sering meremehkan proses turun gunung? Padahal, turun gunung itu butuh teknik khusus, lho! Kalau salah langkah, bisa-bisa malah cedera. Nah, biar perjalananmu aman dan lancar, yuk simak tips dan teknik turun gunung yang benar.

Kenapa Turun Gunung Perlu Teknik Khusus?

  • Tekanan pada Lutut: Saat turun, beban tubuh lebih banyak bertumpu pada lutut. Jika tidak dilakukan dengan benar, lutut bisa cedera.

  • Kemungkinan Tersandung: Medan yang tidak rata dan kemiringan membuat risiko tersandung lebih besar.

  • Kelelahan: Setelah mendaki, tubuh cenderung lebih lelah. Hal ini bisa membuat konsentrasi menurun dan meningkatkan risiko kecelakaan.


Teknik Turun Gunung yang Aman

  1. Panaskan Otot: Sebelum mulai turun, luangkan waktu sebentar untuk melakukan pemanasan ringan. Fokus pada otot kaki dan lutut.

  2. Jaga Keseimbangan:

    • Langkah Pendek: Ambil langkah yang lebih pendek dibandingkan saat mendaki.

    • Lutut Sedikit Tertekuk: Posisi lutut yang sedikit tertekuk akan membantu meredam benturan saat kaki menapak tanah.

    • Tumpuan pada Tumit: Usahakan untuk menapak dengan tumit terlebih dahulu, baru kemudian berpindah ke telapak kaki.

  3. Gunakan Tongkat Trekking: Tongkat trekking sangat membantu untuk menjaga keseimbangan dan mengurangi beban pada lutut.

  4. Pilih Jalur yang Aman: Pilih jalur yang jelas dan hindari jalur yang licin atau berlumut.

  5. Istirahat Secara Berkala: Jangan memaksakan diri untuk terus berjalan. Istirahatlah secara berkala untuk mengembalikan tenaga.

  6. Waspada Terhadap Lingkungan Sekitar: Perhatikan kondisi sekitar, seperti akar pohon yang menonjol atau batu yang licin.


Turun gunung tidak perlu terburu-buru. Nikmati pemandangan dan jangan lupakan keselamatan. Siapkan perlengkapan P3K untuk mengantisipasi segala kemungkinan. Beritahu orang terdekat tentang rencana pendakianmu, termasuk jalur yang akan dilalui dan estimasi waktu pulang.

Intinya, turun gunung itu sama pentingnya dengan mendaki. Dengan teknik yang benar dan persiapan yang matang, kamu bisa menikmati petualanganmu dengan aman dan nyaman.

GalleryPHY

"The best view comes after the hardest climb."

"The best view comes after the hardest climb."

"The best view comes after the hardest climb."

"The best view comes after the hardest climb."

"The best view comes after the hardest climb."

"The best view comes after the hardest climb."

"The best view comes after the hardest climb."