Minggu, 22 Desember 2024

PACKAGE RINJANI TREKKING - 3 Days / 2 Nights Trek: CRATER LAKE, HOT SPRING & SUMMIT

PACKAGE RINJANI TREKKING - 3 Days / 2 Nights Trek: CRATER LAKE, HOT SPRING & SUMMIT


Packages: 3 Days / 2 Nights Trek: CRATER LAKE, HOT SPRING & SUMMIT

Tour  type : private 

This program is design special for real trekker ( advanced ). Participant is must be a good level of pitness and have several climbs experiences. Not recommended for begginers. This trek start from sembalun and ends in senaru.  Type of tour:  Fully organized ( combination of adventure, leisure, eco tourism and safety ) Individual or group departures are available upon request. 



ITINERARY: 

Day 1:

Our guide will pick you up at hotel lobby at 06:00 AM, than transfer to sembalun. Register the Rinjani Information Center ( RIC ) in sembalun lawang ( 1,196 m ) meet your guide and arrange national park entry ticket.  Your guide give you briefing describes the route detail, local culture tradition and what you might see, and explain rubbish management and safety procedure. The trek start from sembalun lawang with the gentle ascent walking trough open grassland used as cattle grazing by local people.  Resting at pos 1 pemantauan ( 1,300 m ) after about three hour from sembalun we reach pos 2 tengengean ( 1,500 m ) enjoying the beautiful views of Mt. Mouth rinjani summit ( 3,726 m ) after another hours ascent to pos 3 pada balong ( 1,800 m ), we start the steep 3,5 climb amidst the pine like casuarinas species locally know as cemara, perhaps seeing evidence of wild pigs and the long tailed grey macaque mongkeys to camp at plawangan II sembalin crater rim ( 2,639 m ). 

Day 2:

At 03:00 AM start is necessary for the hard three hours climb to the summit ( 3,726 m ) on volcano screen. Once there, enjoy proud feelings of satifaction and the amazing sunrise views across the wallace line to Bali, Mt. Agung and sumbawa, after enjoying the spectacular views down to the campsite, return down the ridge passing numerases edelweiss plants Bunga Abadi to the crater rim camp for a well deserved breakfast.  After breakfast, procced to go down to the lake. It take two to three hours down the steep trail to the crater lake. Enjoy the lake, swimming and exploring the caves and pilgrimage hot spring, believed to have healing power, while our porter preparing for your lunch.  After lunch break, leave the lake and climb for two and half hours up to plawangan 1 senaru crater rim ( 2,461 m ) for the day 2's camp. Dinner and overnight at crater rim, if weather permitted or another hour to cemara lima. 

Day 3:

After breakfast, descend down the long trail to senaru village ( 601 m ), trough thick tropical forest rich in flora, bird life and variety of bitterflies.  You might see orchid and if lucky the rare black ebony leaf monkey, known locally as Lutung. Rest stop are taken along the way. After seven hours walk from the rim, ( or five hours from pos 3 mondokan lolak ), the trek ends at Rinjani Trek Center t the oad head in senaru, where the car is waiting to transfer you to the air port or senggigi. 

WHATS TO BRING


Below of list item you should carry during the trek program. All item to be packed in a small backpack no more than 5 kg's.

Torch or flaslight

Toiletries

Sun block / lotion, hat / cap, sunglasess 

Spray for muscle / balm

Insect repellent 

Camera, handy cam, ( manual/digital) 

Fully charger, extra battery for camera 

Small towel 

2 or 3 pcs of t-shirt 

Long trek pants / wind proof 

2 pcs of short 

Trek stick / lekki ( optional )

Your luggage can be storage at our office during the trek program. Bring only what you need, the rest leave theme in our office or at our base camp. Some cash for tipping the guide and porters in recomended.  The rest of the equipment: Food & beverages, cooking utensil, tent, sleeping bags, guide and porters.

Inclsion 

Private tansport (return), 1 night room before trek, guide, porter, food and beverage during the trek, tent, sleeping bag, insurance.

 Exclusion 

Personal expenses, extra porter, tipping (guide & Porter)


Contact Us

Lombok Hafala Travel Agent


WA : 081338703977

Email : lombokhafala@gmail.com

FB : https://www.facebook.com/LHafalaTours?mibextid=ZbWKwL

IG : lombokhafala

Address : Jl. Jurusan Penanggak, Batu Layar, Kec. Batu Layar, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Bar. 83355

Staycation di Nebula Bogor, Glamping Eco-Friendly Berbahan Daur Ulang

Staycation di Nebula Bogor, Glamping Eco-Friendly Berbahan Daur Ulang


Glamping atau glamour camping menjadi salah satu pilihan wisata alam. Kamu bisa liburan di tengah alam dengan nyaman, tanpa repot, hingga bisa memperbaiki mood. 

Salah satu destinasi favorit untuk glamping adalah Bogor. Kamu bisa mengunjungi Nebula Glamping yang menjadi satu-satunya glamping di kawasan Bojong Koneng. Lokasinya berada di ketinggian 1.100 meter di atas permukaan laut dengan pemandangan Gunung Salak. 

Tirta Cabin Camp

  • Large Areas
  •  
  • 1 - 2 persons

Tirta Cabin Camp adalah kabin tertinggi di Nebula Glamping, menawarkan pemandangan luas ke seluruh area glamping, kota Bogor, dan Sentul. Berlokasi strategis dekat dengan Coffee Shop dan lahan parkir, kabin ini sangat cocok untuk kamu dan pasangan yang ingin menikmati momen spesial bersama, seperti honeymoon atau anniversary.

Fasilitas Kabin:

  • Kabin dengan kapasitas untuk 2 orang
  • Pemandangan yang luas ke seluruh area glamping
  • Dekat dengan Coffee Shop
  • Akses mudah ke lahan parkir

 

Termasuk dalam Paket:

  • Makan siang, makan malam, dan sarapan untuk 2 orang
  • Kopi, teh, dan gula
  • Dispenser air minum (air panas & normal)
  • Shower dengan pemanas air
  • Wastafel dengan pemanas air
  • Toilet
  • Perlengkapan mandi
  • Papan permainan tradisional
  • Perapian pribadi

 

Harga:

  • Hari kerja: Rp 1.200.000/malam
  • Akhir pekan: Rp 1.350.000/malam
  • Musim ramai: Rp 1.500.000/malam

Nikmati kenyamanan dan keindahan alam bersama pasangan di Tirta Cabin Camp. Tempat yang ideal untuk melepas penat dan menciptakan kenangan indah bersama orang terkasih.

Location : Jl. Prabowo - Cisadon, Bojong Koneng, Kec. Babakan Madang, Bogor, Jawa Barat. 16810

Contact : +62 811-911-173

Rabu, 25 Juli 2018

Festival Sangiang Api di Bima Akan Diisi 6 Agenda Menarik

Festival Sangiang Api di Bima Akan Diisi 6 Agenda Menarik

Tekadoro indonesia - wisata Indonesia -  Generasi Muda Desa Sangiang di Kecamatan Wera, Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) bersama Dinas Pariwisata Bima dan pemerintah daerah setempat akan menggelar festival akbar bertajuk "Festival Sangiang Api". Festival ini dihelat pada 28 Juli hingga Agustus 2018.
Festival Sangiang termasuk salah satu yang ditunggu-tunggu. Sebab, rangkaiannya diklaim meriah dan menarik mendatangkan wisatawan. Festival ini akan dihelat dengan enam rangkaian acara. Berikut ini di antaranya, yang dihimpun dari siaran pers Kementerian Pariwisata.
1. Lomba Sampan Layar Tradisional
Lomba sampan ini mengambil titik mula dari Pulau Sangiang, kemudian finis di Desa Sangiang. Lomba ini menempuh jarak sekitar 12 kilometer yang melewati ganasnya laut Flores. Pada 2017, lomba diikuti oleh 35 perahu. Pada 2018, peserta lomba perahu layar meningkat sebanyak 60. Peserta itu berasal dari berbagai daerah di Kabupaten Bima.
2. Pameran Kerajinan Rakyat
Acara ini merupakan bazar yang akan diikuti oleh para perajin industri rumah tangga. Pameran bakal menampilkan berbagai macam produk industri.
Baca Juga:
Menikmati Keindahan Alam Sumbawa Lewat Festival Pesona Tambora
Menjelajahi 8 Pulau Wisata dalam Paket West Sumbawa Cruise
5 Pantai yang Asyik Disusuri di Sumbawa Barat
3. Gebyar Kuliner Kalempe Sangiang
Kalempe merupakan makanan khas daerah Sangiang yang jarang ditemukan di daerah lain.
4. Jelajah Gunung Sangiang
Jelajah Gunung Sangiang bertujuan untuk memetakan potensi bencana sekaligus memetakan potensi wisata serta satwa dan keanekaragaman hayati lainnya.
5. Pertunjukan Seni Tradisional
Para pengunjung akan menyaksikan nyanyian mistis Sangiang (Sagele), ragam tarian daerah, teater, monolog sejarah (Mpama Mpemo), puisi, dan musik.
6. Nggalo Ruhu
Nggalo Ruhu atau berburu massal merupakan salah satu tradisi leluhur warga Sangiang di Bima, yang dipelihara secara turun-temurun hingga saat ini. Tradisi itu hanya dilakukan sekali dalam setahun dalam rangka menjamu kedatangan para petinggi. Pada saat berburu, mereka dipimpin oleh panglima yang sudah ditunjuk sebelumnya oleh tetua adat Copy@msn.com